-->
  • Jelajahi

    Copyright © Timesnews.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Prada Nabihan, Pesilat Putra Dewasa Terbaik Gelar Juang PSM Dandim 0621 Bogor

    timesnews.id
    Kamis, 17 September 2026, September 17, 2026 WIB Last Updated 2026-09-18T08:09:23Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
    Dari Beternak Bebek hingga Mengharumkan Nama Yonif TP 848/SPC


    BOGOR | TIMES NEWS — Prestasi membanggakan ditorehkan prajurit Yonif TP 848/Satya Pandya Cakti (SPC), Brigif TP 88/Ksatria Bukit Kaba, Kodam XXI/Radin Inten, dalam Kejuaraan Gelar Juang PSM Dandim 0621 Bogor.


    Adalah Prada Nabihan, salah satu dari 12 atlet pencak silat Yonif TP 848/SPC, yang berhasil tampil gemilang hingga dinobatkan sebagai Pesilat Putra Dewasa Terbaik dalam kejuaraan tersebut.


    Capaian itu menjadi kebanggaan bagi satuan sekaligus menjadi gambaran perjalanan seorang prajurit yang ditempa dari kehidupan sederhana hingga mampu berprestasi di arena olahraga bela diri.


    Nabihan merupakan putra pasangan Gatot Hadi Supriyatin dan Ngatiah. Sang ayah bekerja sebagai buruh. Ia merupakan anak kedua dari tiga bersaudara dan berasal dari Palembang.


    Sebelum menjadi prajurit TNI, kehidupan Nabihan sudah akrab dengan kerja keras. Ia membantu kedua orang tuanya dengan beternak bebek. Dari aktivitas sederhana tersebut, karakter disiplin, tanggung jawab dan pantang menyerah perlahan terbentuk.


    Kecintaannya terhadap pencak silat juga telah tumbuh sejak usia muda. Nabihan mulai menekuni pencak silat sejak duduk di kelas 1 MTs. Bahkan, sebelum menjadi prajurit, ia pernah dipercaya menjadi pelatih pencak silat di salah satu sekolah swasta.


    Pengalaman tersebut menjadi modal ketika ia kemudian mengabdikan diri sebagai prajurit TNI sekaligus terus mengembangkan kemampuannya di bidang olahraga bela diri.


    DIBERI RUANG UNTUK BERPRESTASI


    Prestasi Nabihan tidak terlepas dari dukungan dan kesempatan yang diberikan pimpinan satuan kepada para prajurit untuk mengembangkan potensi di luar kemampuan militer, termasuk olahraga.


    Danyonif TP 848/SPC Letkol Inf Dewa Gede Mahendra, S.E., M.M., M.I.P., M.Han., memberikan ruang kepada para prajurit untuk berlatih dan mengikuti berbagai kompetisi sebagai bagian dari pengembangan prestasi sekaligus membawa nama baik satuan.


    Kesempatan tersebut menjadi energi positif bagi 12 atlet pencak silat Yonif TP 848/SPC yang turun dalam Kejuaraan Gelar Juang PSM Dandim 0621 Bogor.


    Di tengah persaingan para pesilat, Prada Nabihan mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya hingga mendapatkan predikat Pesilat Putra Dewasa Terbaik.


    Prestasi tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa pembinaan prajurit dapat berjalan beriringan antara tuntutan profesionalisme sebagai seorang prajurit dan pengembangan bakat olahraga.


    SENTUHAN PELATIH BERDASARKAN PENGALAMAN


    Di balik persiapan para atlet terdapat peran Coach Letda Inf Andi Kurniawan, S.H., yang mendampingi pembinaan dan latihan para pesilat Yonif TP 848/SPC.


    Letda Inf Andi memiliki pengalaman di dunia olahraga bela diri. Ia merupakan atlet judo Paspampres dan pernah tampil dalam Piala Menpora 2022.


    Sebelum berdinas di Yonif TP 848/SPC, ia juga pernah menjalankan tugas sebagai Walpri Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).


    Pengalaman tersebut menjadi bekal dalam membangun mental, disiplin dan kesiapan para atlet menghadapi pertandingan.


    Pembinaan tidak hanya diarahkan pada kemampuan teknik, tetapi juga kesiapan mental dan konsistensi latihan. Sebab, prestasi di arena pertandingan merupakan hasil dari proses panjang, kedisiplinan dan kemauan untuk terus berkembang.


    DARI KEHIDUPAN SEDERHANA LAHIR PRESTASI


    Perjalanan Prada Nabihan memberikan warna tersendiri di balik keberhasilannya meraih predikat Pesilat Putra Dewasa Terbaik.


    Dari membantu orang tua beternak bebek, menekuni pencak silat sejak bangku MTs, menjadi pelatih, hingga akhirnya menjadi prajurit TNI dan berprestasi di arena nasional, perjalanan tersebut menunjukkan proses panjang yang dilaluinya.


    Kesederhanaan masa lalu tidak menjadi penghalang. Justru pengalaman tersebut menjadi bagian dari proses pembentukan karakter yang dibawanya hingga menjadi seorang prajurit dan atlet.


    Bagi Yonif TP 848/SPC, prestasi Nabihan juga menjadi motivasi bagi prajurit lain untuk terus mengembangkan kemampuan sesuai bidang masing-masing.


    Keberhasilan tersebut diharapkan tidak berhenti pada satu kejuaraan. Predikat Pesilat Putra Dewasa Terbaik menjadi pemacu bagi Nabihan dan rekan-rekannya untuk terus berlatih serta meningkatkan prestasi pada kompetisi berikutnya.


    Dari kehidupan sederhana, lahir semangat perjuangan. Dari arena pertandingan, nama satuan dipertaruhkan.

    Prada Nabihan telah membuktikan bahwa prestasi dibangun melalui proses, disiplin dan kerja keras.


    Yonif TP 848/SPC — Satya Pandya Cakti.


    Sekali melangkah, pantang menyerah. Mengabdi, berprestasi, dan mengharumkan nama satuan. (**)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini