-->
  • Jelajahi

    Copyright © Timesnews.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Rapat Koordinasi Lintas Sektoral, Pemkab Pacitan Ciptakan Kondisi Kondusif Jelang Ramadhan 1447 H

    timesnews.id
    Kamis, 12 Februari 2026, Februari 12, 2026 WIB Last Updated 2026-02-12T12:11:57Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

     

    Foto Dokumentasi Kasatpol PP Ardyan Wahyudi dalam pidatonya di acara Rapat Koordinasi Lintas Sektoral di Cafe Kipo Kopi Pacitan, Kamis, (12/02/2026)

    TIMES NEWS | Pacitan – Pemerintah Kabupaten Pacitan melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Cipta Kondisi dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi. Di cafe kipo kopi depan musium SBY-ANI. Rapat ini bertujuan untuk menjaga stabilitas keamanan, ketertiban, serta kelancaran aktivitas masyarakat selama bulan Ramadhan, khususnya terkait tradisi rontek gugah sahur.


    Rapat koordinasi tersebut dihadiri unsur Forkopimda, OPD terkait, TNI-Polri, Camat, Kepala Desa tokoh masyarakat, serta stakeholder lainnya. Kegiatan ini menjadi wadah penyamaan persepsi dan langkah antisipatif guna meminimalisasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.


    Kasatpol PP Kabupaten Pacitan Ardyan Wahyudi, S.STP, MM. menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan surat edaran sebagai pedoman pelaksanaan kegiatan masyarakat selama Ramadhan. Beberapa poin penting di antaranya adalah identifikasi dan pemantauan tamu maupun aktivitas masyarakat, larangan penggunaan petasan, pengaturan kegiatan rontek gugah sahur, serta penertiban pedagang kaki lima (PKL), khususnya kuliner malam agar menutup tirai demi menjaga etika dan ketertiban umum.


    Ardyan juga mengimbau masyarakat untuk selalu saling mengingatkan terkait ketertiban, kewaspadaan, dan keselamatan. Khusus rontek gugah sahur, akan diberlakukan pengaturan rute dan jadwal perwilayahan agar tidak menimbulkan gesekan antar kelompok. Masyarakat bersama tokoh masyarakat diminta mematuhi aturan yang telah disepakati demi menghindari bentrokan atau hal-hal yang tidak diinginkan.


    Sementara itu, Kasat Intel Polres Pacitan, Iptu Andhi Indra Septa, SH, memaparkan adanya potensi kerawanan di beberapa wilayah tertentu yang perlu diantisipasi sejak dini. Menurutnya, prediksi gangguan keamanan dapat dipicu oleh peredaran minuman keras, penggunaan mercon atau kembang api, serta pembawaan atribut atau bendera organisasi, yang secara tegas tidak diperbolehkan.


    Meski demikian, pihak kepolisian berharap kegiatan rontek gugah sahur tetap dapat berjalan lancar dan tertib, karena dinilai mampu menjadi ikon budaya Pacitan yang positif jika dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.


    Dari unsur TNI, Kasdim 0801/Pacitan menyatakan kesiapan Kodim untuk membantu pengamanan dan pengawasan pelaksanaan rontek gugah sahur agar berjalan aman dan tertib. Ia menekankan pentingnya sinergi seluruh stakeholder dalam menjaga kondusivitas wilayah selama Ramadhan.


    Begitu juga tanggapan Ketua DPRD Kabupaten Pacitan, ASB, menilai bahwa solidaritas sosial masyarakat Pacitan mencapai 99,9 persen dalam kondisi baik. Namun demikian, ia mengingatkan agar seluruh pihak tetap waspada terhadap dampak kemajuan teknologi dan media sosial, yang berpotensi memicu kesalahpahaman jika tidak disikapi secara bijak.

    Rapat koordinasi tersebut ditutup dengan arahan Sekretaris Daerah Kabupaten Pacitan yang hadir mewakili Bupati. Sekda menegaskan bahwa pelestarian tradisi lokal, termasuk rontek gugah sahur, merupakan tanggung jawab bersama. Ia mengapresiasi pelaksanaan rontek tahun sebelumnya yang berjalan baik dan berharap tahun ini dapat berlangsung lebih tertib dan kondusif.


    “Keberhasilan sebuah kegiatan bukan diukur dari kemeriahan semata, tetapi juga dari ketertiban dan kelancaran pelaksanaannya,” tegas Sekda.


    Pemkab Pacitan juga menekankan pentingnya koordinasi dan evaluasi setiap kegiatan, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga etika, keamanan, dan ketertiban, demi terciptanya suasana Ramadhan yang aman, nyaman, dan penuh kekhusyukan. (Dp)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini