-->
  • Jelajahi

    Copyright © Timesnews.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    SMSI Jatim Bersama Sygma Research Sepakat Bangun Media Berintegritas

    timesnews.id
    Sabtu, 14 Juni 2025, Juni 14, 2025 WIB Last Updated 2025-06-15T02:07:29Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
    Foto: Ketua SMSI Jatim Sokip  bersama CEO Sygma Research and Consulting Ken Bimo Sultoni membawa berkas Memorandum Of Undurstanding.


    TIMES NEWS|Surabaya - Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Jawa Timur terus melangkah, membangun komunikasi dengan berbagai pihak guna peningkatan kualitas serta pengembangan potensi bagi anggotanya.


    Untuk memperkuat kehidupan media yang berkualitas dan berbasis data, SMSI Jatim menggandeng Sygma Research and Consulting. Kedua pihak sepakat dengan menandatangani Nota Kesepahaman (MoU), guna mejalin sinergi, memperkuat  kehidupan media berkualitas.  


    Penandatanganan yang berlangsung di Oakwood Hotel and Residence, Surabaya, ini menjadi langkah awal kolaborasi untuk memperkuat ekosistem media yang berbasis data.


    Ketua SMSI Jawa Timur, Sokip, SH, MH, menegaskan bahwa kolaborasi dengan Sygma diharapkan dapat memperkuat peran media dalam menjaga kualitas demokrasi.


    "Media harus menjadi pilar yang kokoh dalam menjaga kualitas demokrasi,” tegas Sokip, yang juga Wakil Ketua PWI Jatim Bidang Kerjasama, Minggu (15/06/2025).

    Dengan kolaborasi bersama Sygma,  kata Sokip, SMSI Jatim berharap media di Jawa Timur, khususnya anggota SMSI  semakin independen, berbasis data, dan mampu menangkal disinformasi. 


    Sementara, CEO Sygma Research and Consulting, Ken Bimo Sultoni, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam membangun sinergi antara lembaga riset dan media siber, agar mampu menghadirkan informasi yang akurat, kredibel, dan bermanfaat bagi masyarakat.


    “Ini adalah langkah strategis untuk membangun ekosistem media yang sehat dan berintegritas,” ujar Ken Bimo dalam sambutannya, usai penandatanganan MoU, Jumat (13/06/2025).


    Menurut Ken, di era banjir informasi seperti saat ini, media membutuhkan dukungan riset yang kuat agar mampu memproduksi berita yang tidak hanya cepat, tetapi juga akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.


    Melalui kerja sama ini, kedua pihak sepakat untuk mendorong penguatan kapasitas media di Jawa Timur, termasuk penyelenggaraan pelatihan jurnalistik berbasis riset dan peningkatan literasi data bagi wartawan.


    Penandatanganan MoU ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam upaya menciptakan media yang profesional, bertanggung jawab, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta demokrasi yang sehat.(*)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini